CERDAS DALAM BERFIKIR DAN BERAKHLAK MULIA,

WA:085325042493

Ahmad Yusuf Setiawan,S.Kom.I

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 21 Oktober 2018

Memperingati Hari Santri Nasional 2018

JEPARA – Upacara guna peringati hari santri nasional 2018 yang diselenggarakan oleh MI Miftahul Huda Kedungcino Jepara dan di ikuti oleh TK Tarbiyatul Athfal Kedungcino Jepara. Senin (22/10)
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2018 ini MI Miftahul Huda Kedungcino menyelenggarakan berbagai kegiatan, diawali dengan Upacara Hari Santri di Halaman MI Miftahul Huda Kedungcino pada tanggal 22 Oktober 2018, Istighosah, Tadarusan, Makan Bersama/ Asahan dan Do’a Bersama .
Upacara kali ini terbilang unik dan berbeda jika dibandingkan Pelaksanaan Upacara Hari-hari Senin sebelumnya. Hari ini seluruh siswa dan Bpk Guru harus memakai sarung, sementara siswi dan ibu Guru  memakai pakaian islami. Siswa MI pastinya hal ini masih dianggap tabu dan tidak biasa apalagi dalam Upacara Formal seperti ini. Begitupun dengan sebagian guru mencoba untuk menciptakan suasana berbeda apalagi ini adalah momen langka untuk memeriahkan Dan mensosialisasikan Hari Santri Nasional.


Tidak hanya itu, Pelaksana Upacara kali ini juga harus memakai sarung dan berbusana Muslim sebagai salah satu ciri khas santri di Pondok. Yang paling mengharukan ketika Pelaksana Upacara terkhusus pasukan pengibar bendera sukses melaksanakan tugasnya meskipun harus memakai Pakaian islami begitu pula dengan makan bersama/ makan asahan dengan alas daun jati dan daun pisang. Mereka telah membuktikan bahwa Hari santri bukanlah alasan untuk tidak beraktifitas. Hal ini akan menumbuhkan motivasi para Siswa-siswi untuk terus belajar, berjuang untuk siap menjadi Generasi pelanjut para syuhada yang telah Gugur di Medan Perang untuk mengusir penjajah dari Negara kita demi keamanan, kemerdekaan dan keutuhan bangsa, Negara dan Agama kita.
Semoga tahun-tahun berikutnya Peringatan Hari Santri nasional bisa lebih meriah dalam rangka mensosialisasikan Hari Santri Nasional… (Ahmad Yusuf Setiawan/ Joe)
. #selamatharisantrinasional2018




Share:

Blogger templates